Media Kampung – Rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghibahkan ribuan sepeda motor listrik yang mangkrak kepada guru honorer mendapat dukungan dari DPR. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyatakan persetujuannya atas langkah tersebut agar aset negara yang sudah dibeli tidak sia-sia.

Yahya mengungkapkan bahwa rencana ini pertama kali disampaikan oleh Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR. “Waktu rapat dengan Komisi IX, ibu Arumsari mengatakan sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah. Dan saya setuju dengan rencana tersebut,” ujar Yahya pada Jumat, 19 Juni 2026.

Meski mendukung, Yahya mengakui bahwa Komisi IX DPR selama ini tidak mengetahui detail pengadaan motor listrik tersebut karena tidak pernah menerima laporan resmi. Ia menekankan pentingnya transparansi agar penggunaan uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Agustina Arumsari menjelaskan bahwa motor listrik yang dibeli senilai Rp1 triliun pada masa kepemimpinan Dadan Hindayana harus dimaksimalkan penggunaannya. BGN akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait rencana hibah ini. “Iya, nanti kami akan meminta informasi juga ke Kejaksaan. Secara keseluruhan, bukan hanya motor, semua yang sudah dibelanjakan di 2025 termasuk IT, kami inginnya dimaksimalkan,” ujar Agustina usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen pada Senin, 15 Juni 2026.

Sebelumnya, ribuan sepeda motor listrik tersebut direncanakan untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun mangkrak dan menjadi polemik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.