Media Kampung, Jakarta – Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri peluncuran buku autobiografi Erros Djarot volume 2 dan 3 yang berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Kehadiran Megawati merupakan bentuk apresiasi terhadap persahabatan dan dukungan terhadap karya Erros Djarot, seorang seniman dan politisi yang dikenal vokal serta konsisten dalam dunia seni, budaya, dan politik nasional. Megawati hadir mengenakan pakaian batik merah hitam dan didampingi oleh keluarga besar Soekarno seperti Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno, serta Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga.

Baca juga:

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh tokoh lintas generasi, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Anies Baswedan, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Selain itu, sejumlah tokoh nasional dari dunia seni, budaya, dan politik turut memeriahkan acara tersebut.

Peluncuran buku autobiografi Erros Djarot ini dipandu oleh wartawan senior Bambang Harymurti, dengan diskusi yang menghadirkan tokoh-tokoh seperti mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, mantan Kapolri Jenderal Purn Suroyo Bimantoro, dan pengusaha sekaligus cendekiawan Haidar Bagir. Diskusi tersebut menyoroti keunikan gaya penulisan autobiografi Erros yang lebih menempatkan dirinya sebagai pencerita, bukan sebagai tokoh utama dalam cerita.

Baca juga:

Megawati sempat memberikan komentar ringan mengenai hubungan eratnya dengan Erros, yang memancing gelak tawa hadirin. Ia juga menyinggung beberapa cerita dalam buku yang menurutnya ada yang benar dan ada yang tidak, karena dirinya merupakan salah satu pelaku utama dalam kisah tersebut.

Acara peluncuran tidak hanya diisi dengan bedah buku, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah musisi dan penyanyi papan atas Indonesia seperti Once Mekel, Fryda Lucyana, gitaris Virtuoso Balawan, Dira Sugandi, dan Sastrani, memberikan hiburan kepada para hadirin.

Baca juga:

Dalam undangan resmi peluncuran buku, Erros Djarot menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang pentingnya menyampaikan kebenaran, walau terkadang menyakitkan. Pesan ini menjadi salah satu nilai utama dalam autobiografi yang diluncurkan.

Peluncuran ini menjadi momentum untuk mengenal lebih jauh sosok Erros Djarot, baik dari sisi seni maupun politik, serta mempererat hubungan antara tokoh nasional dari berbagai latar belakang yang hadir dalam acara tersebut.