Media Kampung – Pemerintah Kota Cilegon mengalokasikan anggaran Rp3,9 miliar untuk merevitalisasi trotoar di sepanjang Jalan Protokol. Proyek ini mencakup area dari depan Succofindo hingga Hotel Sukma Cilegon dan akan dikerjakan secara bertahap per titik.
Revitalisasi tidak hanya memperbaiki jalur pejalan kaki, tetapi juga mengubah tampilan kawasan menjadi lebih modern dan nyaman. Trotoar akan menggunakan material batu alam, dilengkapi pepohonan peneduh, dan penerangan jalan di sejumlah titik.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa proyek ini telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak untuk mencegah pembongkaran setelah selesai dibangun. Setiap pekerjaan utilitas yang berpotensi mengganggu trotoar, seperti pemasangan jaringan atau perbaikan infrastruktur bawah tanah, harus melalui izin dan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum.
Meski demikian, masih ada pekerjaan infrastruktur yang bersinggungan langsung dengan area trotoar, termasuk program penurunan kabel utilitas yang belum seluruhnya selesai, seperti jaringan milik PLN. Pemkot Cilegon telah meminta agar pekerjaan penurunan kabel diprioritaskan pada ruas jalan yang masuk rencana revitalisasi untuk menghindari pembongkaran trotoar baru.
Kondisi drainase di bawah trotoar juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah menginginkan seluruh pekerjaan dasar, mulai dari normalisasi saluran hingga penataan utilitas bawah tanah, dituntaskan sebelum pemasangan trotoar baru. Dengan skema ini, Pemkot berharap proyek revitalisasi tidak berujung pada pekerjaan berulang yang menambah biaya atau mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan Jalan Protokol Cilegon.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan