Media Kampung, Jakarta – PT MRT telah mengucurkan dana lebih dari Rp 300 miliar untuk pembangunan pedestrian deck berbentuk melingkar di kawasan Dukuh Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Infrastruktur ini direncanakan selesai pada tahun 2028 dan akan menjadi ikon baru di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan pedestrian deck tersebut pada 6 Agustus 2026. Menurut Agus Trihan, dari Program Management Office Division PT MRT, nilai investasi yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai lebih dari Rp 300 miliar, yang bersumber dari dana investasi PT MRT dan pinjaman, tanpa menggunakan dana APBD DKI Jakarta.

Baca juga:

Pembangunan pedestrian deck ini tidak memerlukan pembebasan lahan karena PT MRT bekerja sama dengan pihak-pihak yang terhubung di kawasan tersebut. Struktur pedestrian deck dirancang kuat, mampu menahan beban hingga 500 kilogram per meter persegi.

Baca juga:

Pedestrian deck ini akan berfungsi sebagai lokasi transit yang menghubungkan berbagai moda transportasi publik di Jakarta, seperti MRT, LRT, KRL, dan Transjakarta. Selain itu, area di sisi utara dan selatan pedestrian deck akan diperlebar hingga tujuh meter untuk menyediakan ruang bagi pejalan kaki berhenti, menikmati pemandangan kota, serta mengunjungi galeri sejarah yang direncanakan di lokasi tersebut.

Baca juga:

Keberadaan pedestrian deck ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan mobilitas warga Jakarta dalam menggunakan transportasi umum, sekaligus menambah nilai estetika dan daya tarik kawasan Sudirman sebagai pusat bisnis dan transportasi utama di ibu kota.