Media Kampung – Pemkot Bekasi Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Perbaikan dan Pembangunan Jalan pada tahun 2026, sebuah langkah strategis yang diharapkan mempercepat revitalisasi jaringan jalan di seluruh wilayah kota. Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Rincian Alokasi Anggaran
Anggaran sebesar Rp300 miliar tersebut direncanakan untuk mencakup perbaikan serta pembangunan jalan baru yang tersebar merata di setiap kecamatan. Proyek-proyek ini telah dimulai sejak awal tahun 2026 dan terus berlanjut hingga saat ini. “Kita untuk anggaran jalan itu mencapai Rp300 miliar itu tersebar. Sudah berjalan sejak awal tahun sampai saat ini,” ujar Idi Susanto.
Strategi Pelaksanaan hingga 2027
Selain fokus pada proyek-proyek 2026, Pemkot Bekasi juga telah menyiapkan rencana kerja untuk tahun 2027. Persiapan dilakukan lebih awal agar tender dapat dimulai pada Desember 2026, sehingga pekerjaan jalan dapat dimulai tepat pada awal tahun 2027. “Pa Wali Kota ingin awal tahun sudah bisa jalan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Makanya kita sedang persiapan, Desember 2026 kita usahakan agar tender sudah berlangsung,” tambahnya.
Reaksi Masyarakat
Salah satu warga, Ahmad, mengapresiasi upaya pemerintah kota yang dianggap cukup masif dalam memperbaiki infrastruktur jalan. “Saya lihat pembangunan jalan di Kota Bekasi cukup masif, meskipun masih ada jalan yang terlihat rusak mungkin itu faktor cuaca. Tapi kami berharap jalan-jalan yang masih rusak diperbaiki agar jangan sampai warga menjadi korban jalan rusak,” ujarnya dengan harapan.
Manfaat bagi Transportasi dan Keselamatan
Dengan alokasi dana yang signifikan, diharapkan Bekasi jalan menjadi lebih aman dan nyaman bagi para pengendara. Perbaikan jalan tidak hanya meningkatkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menurunkan tingkat kecelakaan yang sering terjadi akibat kondisi permukaan yang tidak rata.
- Pengurangan kemacetan di titik-titik rawan.
- Peningkatan aksesibilitas bagi transportasi umum.
- Penurunan biaya operasional kendaraan karena permukaan jalan yang lebih baik.
Langkah Selanjutnya
Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus memantau progres proyek dan melakukan evaluasi secara berkala. Dengan transparansi anggaran dan pelibatan masyarakat, diharapkan program ini dapat menghasilkan infrastruktur jalan yang tahan lama dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pengguna.
Secara keseluruhan, inisiatif Pemkot Bekasi Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Perbaikan dan Pembangunan Jalan menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius dalam memperbaiki kualitas infrastruktur, sekaligus menanggapi kebutuhan riil warga akan jalan yang aman dan layak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan