Media Kampung – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan segera membuka pendaftaran untuk sekolah kedinasan tahun 2026. Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan kementerian atau lembaga pemerintah dengan tujuan mencetak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kompetensi teknis dan spesifik. Lulusan sekolah kedinasan ini akan langsung diusulkan menjadi Calon PNS (CPNS) di instansi penyelenggara.

Bagi Anda yang berminat mengikuti seleksi ini, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi SSCASN di alamat sscasn.bkn.go.id. Meskipun jadwal resmi pembukaan pendaftaran belum diumumkan, calon pendaftar disarankan untuk mulai menyiapkan dokumen administrasi yang diperlukan agar siap diunggah saat portal pendaftaran dibuka.

Baca juga:

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat akun pendaftaran mandiri melalui laman resmi SSCASN Sekolah Kedinasan. Berikut ini adalah beberapa dokumen penting yang perlu dipersiapkan saat mendaftar:

  1. Identitas diri, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Pelajar.
  2. Data orang tua yang mencakup nama, pekerjaan, dan penghasilan.

Selain itu, terdapat sembilan instansi penyelenggara sekolah kedinasan yang dapat dipilih oleh calon pendaftar. Sekolah kedinasan ini memberikan kesempatan bagi lulusan untuk langsung menjadi CPNS setelah menyelesaikan pendidikan.

Baca juga:

Persiapan dokumen dan pembuatan akun SSCASN merupakan tahap penting agar proses pendaftaran berjalan lancar. Calon peserta diimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi resmi dari BKN untuk menghindari informasi yang tidak valid dan penipuan.

Dengan mengikuti seleksi sekolah kedinasan, peserta berpeluang mendapatkan pendidikan yang terfokus pada bidang teknis pemerintahan serta peluang langsung menjadi ASN di instansi terkait. Oleh karena itu, penting untuk memahami persyaratan dan mekanisme pendaftaran secara tepat.

Baca juga:

Seluruh informasi resmi terkait pendaftaran sekolah kedinasan 2026 akan diumumkan melalui laman resmi SSCASN BKN. Pastikan untuk hanya mengakses informasi dari sumber resmi agar terhindar dari penipuan dan salah informasi.