Media Kampung, Depok – Trotoar di Jalan Raya Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang baru dibangun sekitar setahun lalu mengalami ambles. Pemerintah Kota Depok merespons dengan segera melakukan perbaikan untuk memastikan keselamatan pejalan kaki dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Kondisi ambles tersebut terjadi di trotoar yang menghubungkan dengan Taman Secawan, tepat di tepi Kali Cabang Tengah. Kerusakan ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena dikhawatirkan dapat menyebabkan longsor ke arah sungai dan bahkan menggerus badan jalan utama di Jalan Raya Sawangan yang padat dilalui kendaraan.

Baca juga:

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan bahwa perbaikan trotoar yang ambles tersebut sedang dalam proses penganggaran melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Dana ini digunakan karena kerusakan terjadi di luar rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni 2026. Pemerintah kota menargetkan perbaikan dapat segera dilakukan pada awal Agustus 2026 dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar.

“Kami mohon maaf jika ada kesan lambat merespon, namun mekanisme penganggaran memang harus dilalui sebelum perbaikan bisa dilakukan,” ujar Supian Suri.

Warga sekitar, termasuk pelajar yang sering melintas di lokasi, mengaku terganggu dan merasa berisiko dengan kondisi trotoar yang rusak. Mereka terpaksa berjalan di badan jalan, sehingga berpotensi tersenggol kendaraan, khususnya sepeda motor yang sering melintas dengan kecepatan tinggi. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan para pejalan kaki.

Baca juga:

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa area trotoar yang ambles sudah dipasangi pembatas berupa kayu, traffic cone, dan garis kuning untuk menghindari penggunaan trotoar tersebut oleh masyarakat. Petugas Satgas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok juga sudah menutup bagian yang rusak dengan terpal dan sedang memasang cerucuk untuk mencegah longsor lebih lanjut ke Kali Cabang Tengah.

Warga berharap pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas bahan dan pelaksanaan proyek perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang. Trotoar tersebut sendiri sebelumnya dibangun dengan anggaran sekitar Rp 9,7 miliar sebagai bagian dari penataan kawasan Taman Secawan yang rampung pada Februari 2025.

Amblesnya trotoar ini menjadi perhatian khusus karena Jalan Raya Sawangan merupakan jalur utama dengan volume kendaraan tinggi, terutama pada jam sibuk. Kerusakan yang tidak segera diperbaiki berpotensi menimbulkan dampak lebih luas, termasuk kerusakan pada badan jalan dan meningkatnya risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Baca juga:

Pemkot Depok berkomitmen untuk segera memperbaiki trotoar agar fungsi dan keamanan trotoar kembali optimal bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut sehari-hari.