Media Kampung – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Kabinet Prasetyo Hadi memastikan tidak ada rencana perombakan atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Pernyataan ini sekaligus membantah rumor yang beredar mengenai pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Reshuffle. Belum ada, belum ada reshuffle,” tegas Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026. Ia juga menegaskan bahwa Menteri Purbaya tidak mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih.

Pemerintah saat ini justru memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. “Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling koordinasi yang erat, yang intens. Koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Ekonomi,” ujar Prasetyo.

Meski nilai tukar rupiah melemah, pemerintah optimistis fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Hal ini didukung data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 sebesar 5,61 persen dan inflasi tahunan yang terkendali di angka 2,42 persen. “Kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga. Insyaallah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” kata Prasetyo.

Sebelumnya, Menteri Purbaya secara tegas membantah kabar dirinya mundur dari kabinet. Saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pengesahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), ia menyatakan, “Tidak ada (mundur). Itu rumors.”

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.