Media Kampung – Perusahaan tur asal Australia, Emu Run Tours, bersama direkturnya Patrick Bedford, menggugat Australian Adventure Vehicles ke Pengadilan Tinggi Northern Territory atas dugaan kelalaian dan pelanggaran kontrak yang menyebabkan kecelakaan bus fatal pada Juni 2022.

Kecelakaan terjadi di Larapinta Drive dekat Hermannsburg, sebelah barat Alice Springs, saat bus yang membawa 19 penumpang dan 2 kru mengalami pecah ban hingga terguling. Seorang pria berusia 69 tahun tewas, sementara seorang wanita 67 tahun dirawat di ICU dan tiga penumpang lainnya mengalami luka serius.

Baca juga:

Gugatan ini menyebutkan bahwa Australian Adventure Vehicles memberikan spesifikasi ban yang tidak tepat untuk kit modifikasi off-road yang dipasang pada bus beberapa bulan sebelum kecelakaan. Emu Run Tours mengklaim bahwa kesalahan spesifikasi tersebut menjadi penyebab langsung pecahnya ban dan tergulingnya kendaraan.

Baca juga:

Di sisi lain, Emu Run Tours, Patrick Bedford, dan mekanik perusahaan Ian Jackson juga menghadapi dakwaan dari WorkSafe NT terkait kecelakaan yang sama. Sidang selama 10 hari dijadwalkan pada Oktober mendatang untuk menangani kasus pidana tersebut.

Baca juga:

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kendaraan, terutama bagi operator tur yang menggunakan kendaraan modifikasi di medan berat. Proses hukum yang berjalan akan menentukan tanggung jawab masing-masing pihak dan berpotensi mempengaruhi regulasi industri tur off-road di Australia.