Media Kampung – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan kesiapannya untuk membongkar nama-nama besar yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, yang mengungkapkan bahwa Sony akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

Krisna Murti menjelaskan bahwa tekad Sony untuk menjadi JC telah dicantumkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di Kejaksaan Agung. Menurutnya, Sony ingin membantu penyidik mengungkap perkara secara menyeluruh dan tidak ingin menjadi satu-satunya pihak yang dimintai pertanggungjawaban. Sony membantah bahwa dirinya adalah aktor utama dalam praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi sorotan.

“Dia tidak mau disudutkan sendiri. Selama ini dia dipojokkan bahwa dia yang menjual titik-titik dapur. Padahal menurut Pak Sony, beliau dalam tekanan, ada atensi dari nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti,” ujar Krisna Murti dalam keterangannya.

Krisna menambahkan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat permohonan resmi sebagai JC kepada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dalam waktu dekat. Ia mengklaim bahwa kasus ini melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif, dan Sony siap membuka semuanya di pengadilan.

Kuasa hukum Sony lainnya, Elza Syarief, juga menyatakan bahwa Sony memiliki data yang dapat digunakan untuk menelusuri dugaan praktik jual beli dapur MBG. Elza bahkan mengungkapkan bahwa Sony siap menghadapi risiko, termasuk risiko kematian, demi mengungkap kebobrokan korupsi ini. “Dia sudah siap mati,” ujar Elza dalam tayangan Metro TV.

Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG. Dengan langkah Sony menjadi JC, banyak pihak mulai khawatir akan terbongkarnya keterlibatan nama-nama besar di balik kasus ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.