Media Kampung – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) gencar mengampanyekan perlawanan terhadap penyalahgunaan obat-obatan tertentu (OOT) dengan menyasar remaja sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045. Melalui kegiatan Safe Sound Fest di SMA Negeri 70 Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026, BPOM memberikan edukasi langsung kepada siswa tentang bahaya OOT.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menekankan bahwa masa SMA merupakan fase kritis yang menentukan arah kehidupan seseorang. Pada fase ini, remaja sedang mencari jati diri dan mengejar cita-cita, sehingga rentan terhadap pengaruh lingkungan. Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan obat tertentu dapat merusak kesehatan mental dan fisik, bahkan menyebabkan gangguan jiwa hingga kematian.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Isyana Bagoes Oka menambahkan bahwa Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi. Generasi muda menjadi penentu keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah harus diperkuat untuk melindungi remaja dari perilaku berisiko, termasuk penyalahgunaan obat.
Safe Sound Fest menjadi salah satu upaya BPOM untuk menjangkau generasi muda secara langsung. Edukasi ini diharapkan mampu membekali remaja dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menjauhi OOT, sehingga mereka dapat berkontribusi optimal dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan