Media Kampung – Presiden China Xi Jinping dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menghasilkan 4 hasil utama pertemuan Xi Jinping dan Kim Jong-un di Pyongyang yang mencakup penguatan komunikasi politik, perluasan kerja sama ekonomi, hubungan antarmasyarakat, serta koordinasi keamanan. Pertemuan dua hari yang berlangsung pada Juni 2026 ini merupakan kunjungan pertama Xi ke Korea Utara sejak 2019 dan menjadi lawatan luar negeri pertamanya pada tahun ini.
Dalam pertemuan tersebut, Xi menekankan pentingnya komunikasi langsung antar pemimpin sebagai fondasi hubungan bilateral. Kedua negara sepakat mempertahankan pertukaran tingkat tinggi dan memperluas komunikasi antarlembaga partai dan pemerintahan. Kim menyambut baik usulan itu dan menyebut hubungan kedua negara sebagai pilihan strategis yang tidak berubah bagi Pyongyang.
Bidang kerja sama ekonomi juga menjadi fokus utama. China dan Korea Utara sepakat memperluas kerja sama di sektor perdagangan, pertanian, konstruksi, kesehatan, serta sains dan teknologi. Xi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat seiring pembukaan kembali perbatasan dan layanan transportasi lintas negara.
Xi secara khusus menyoroti pentingnya mewariskan persahabatan tradisional kepada generasi muda. Kedua negara akan memperluas pertukaran budaya dan merawat situs-situs peringatan Tentara Sukarelawan Rakyat China di Korea Utara. Langkah ini bertepatan dengan peringatan 65 tahun Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Bantuan Timbal Balik China-Korea Utara yang ditandatangani pada 1961.
Dalam bidang keamanan, Xi dan Kim sepakat meningkatkan koordinasi strategis untuk menjaga kepentingan nasional masing-masing. Xi menyerukan penguatan kerja sama di bidang diplomasi, penegakan hukum, dan militer. Kim kembali menegaskan dukungannya terhadap prinsip Satu China, termasuk posisi Beijing terkait Taiwan. Menurut Kim, pengembangan hubungan Korea Utara-China akan tetap menjadi prioritas strategis utama negaranya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan