Media Kampung, Aceh Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) secara resmi menyerahkan 25 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Bakti Pendidikan dan Sosial (KKN Bakpensos) kepada Pemerintah Gampong Pulot, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin, 20 Juli 2026. Program ini merupakan inisiatif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP USK yang bertujuan memperkuat pengabdian masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan mahasiswa secara langsung.

Penyerahan dan Pendampingan

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP USK, Drs. Abu Bakar, M.Si., kepada Keuchik Gampong Pulot, Firmansyah. Acara tersebut dihadiri aparatur gampong, masyarakat, pengurus BEM FKIP USK, dosen pendamping lapangan, dan seluruh mahasiswa peserta. Sebanyak 25 mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok, masing-masing didampingi oleh seorang dosen pendamping lapangan yang bertugas memberikan arahan, pembinaan, serta memastikan program kerja berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca juga:

Lima dosen pendamping lapangan yang ditugaskan adalah Fachrizal Ambia, S.Pd., M.Pd.; Dr. Rahmad Rizki Fazli, S.Pd., M.Si.; Agus Kistian, M.Pd.; Putra Kaslin Hutabarat, M.Pd.; dan Aida Fitri, S.Pd., M.Pd. Mereka akan membimbing mahasiswa mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, pelaksanaan program, hingga evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan.

Harapan dari Pimpinan FKIP USK

Dalam sambutannya, Abu Bakar mengingatkan mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata selama di Gampong Pulot. “Mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat Gampong Pulot, menjaga nama baik FKIP USK, serta beramah tamah dengan masyarakat. Setiap kegiatan juga perlu dikoordinasikan dengan keuchik dan aparatur gampong,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Pulot dan masyarakat yang telah menerima mahasiswa FKIP USK. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui pengabdian langsung.

Baca juga:

Peran Serta Masyarakat dan BEM

Keuchik Gampong Pulot, Firmansyah, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Bakpensos. Ia berharap mahasiswa dapat menghadirkan gagasan dan semangat baru yang bermanfaat, terutama dalam mempromosikan potensi wisata dan produk kerajinan masyarakat melalui media sosial. “Kami harap mahasiswa dapat menghormati adat istiadat serta nilai-nilai yang berlaku di gampong agar komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat terjalin baik,” tuturnya.

Ketua BEM FKIP USK, Alwin Syabandi, juga mengingatkan mahasiswa untuk melaksanakan program kerja secara bertanggung jawab, sesuai kebutuhan masyarakat, serta menjaga nama baik almamater dan pelaksanaan syariat Islam.

Baca juga:

Dampak yang Diharapkan

Melalui pendampingan lima dosen lapangan, KKN Bakpensos BEM FKIP USK diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah gampong, dan masyarakat. Program ini juga mendukung pengembangan pendidikan, promosi wisata, serta potensi ekonomi lokal di Gampong Pulot. Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis tetapi juga berkontribusi langsung pada pembangunan desa.