Media Kampung, Kabupaten Serang – Bank bjb menginisiasi program yang mendorong generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa melalui inklusi keuangan. Kegiatan Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, menjadi momentum penting untuk memperkuat peran anak muda dalam membangun ekonomi lokal.
Festival bertema “Kembali Ke Desa, Tajir Melintir” ini menegaskan bahwa desa bukan hanya tempat tinggal, melainkan pusat peluang usaha di bidang ekonomi kreatif, pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Bank bjb hadir melalui program Gen Z Bisa yang melibatkan anak muda sebagai Agen Laku Pandai atau Agen bjb Bisa guna memperluas akses layanan perbankan di desa.
Peran Agen bjb Bisa dalam Mempermudah Transaksi Keuangan
Salah satu agen program ini, Muhammad Ribkhi Aprilaganta, mengungkapkan bahwa kehadiran Agen bjb Bisa memudahkan masyarakat desa dalam melakukan berbagai transaksi keuangan seperti pembayaran PBB, pajak kendaraan, dan transfer dana tanpa harus antre di kantor bank.
“Warga awalnya terkejut, tetapi setelah mencoba, mereka merasakan proses transaksi yang cepat dan praktis,” ujar Ribkhi. Selain memberikan penghasilan tambahan, peran ini juga memberikan kepuasan karena dapat membantu memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat secara dekat dan mudah.
Potensi Desa sebagai Sumber Ekonomi Baru
Festival tersebut juga menekankan bahwa desa memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh generasi muda. Produk lokal, usaha masyarakat, ekonomi kreatif, pertanian, perdagangan, pariwisata, hingga bisnis digital menjadi sektor yang menjanjikan untuk dikembangkan dengan dukungan akses keuangan yang memadai.
Bank bjb berupaya mengubah potensi tersebut menjadi usaha yang menghasilkan nilai tambah melalui kemudahan pengelolaan transaksi dan perencanaan bisnis. Ribkhi mengajak generasi muda untuk aktif memanfaatkan peluang yang ada, tidak menunggu kesempatan datang.
Kolaborasi Antarlembaga untuk Penguatan Ekonomi Desa
Festival Duta Desa Gen Z 2026 mempertemukan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, organisasi desa, dan generasi muda. Hadir dalam acara tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Ahmad Riza Patria, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, serta jajaran pemerintah daerah.
Bank bjb diwakili oleh Direktur Operasional Herfinia, CEO Regional 4 Mohammad Mufti, dan Pemimpin Cabang KCK Banten Faridha Siregar. Acara juga menampilkan kesenian tradisional Banten, kuis, dan diskusi yang mengajak generasi muda mengenali potensi desa secara lebih mendalam.
Dampak Program Terhadap Ekosistem Ekonomi Desa
Dengan keterlibatan aktif generasi muda dan semakin dekatnya akses layanan keuangan, desa berpotensi menjadi sumber ekonomi baru yang kuat dan berkelanjutan. Inklusi keuangan yang diperluas melalui program Gen Z Bisa menjadi modal utama untuk memberdayakan pelaku usaha desa dalam mengembangkan bisnis secara terencana dan produktif.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah secara keseluruhan.















Tinggalkan Balasan