Media Kampung, Jakarta – Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi Pendidikan Teknik Elektro melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital dan kemandirian energi bersih melalui enam program pelatihan yang menyasar guru SMKN 61 Jakarta, masyarakat umum, dan pemuda Karang Taruna.
Program ini merupakan bagian dari kontribusi UNJ untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030 dengan pendekatan teknologi dan energi terbarukan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan terlihat jelas dalam acara pembukaan yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk ketua P2M Pendidikan Teknik Elektro UNJ, Drs. Readysal Monantun, M.Pd., dan perwakilan kelurahan Pulau Tidung.
Pelatihan Khusus untuk Guru, Masyarakat, dan Pemuda
Untuk guru SMKN 61 Jakarta, dua pelatihan utama diberikan, yakni pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk penulisan karya ilmiah guna meningkatkan literasi digital dan produktivitas, serta pengembangan bahan ajar inovatif berbasis AI yang relevan dengan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.
Masyarakat umum Pulau Tidung mengikuti pelatihan perawatan sepeda listrik yang bertujuan mengembangkan wirausaha dan lapangan kerja, serta pelatihan perbaikan alat listrik rumah tangga untuk mengatasi sampah elektronik, mendukung ekonomi sirkular dan pelestarian lingkungan sesuai SDG 8, 12, dan 13.
Pemuda Karang Taruna mendapatkan pelatihan teknis berupa pemeliharaan baterai panel surya untuk mendukung energi bersih dan pelatihan pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam instalasi rumah cerdas (Smart Home System), yang berkontribusi pada SDG 7 dan 11 mengenai energi terbarukan dan permukiman berkelanjutan.
Apresiasi dan Harapan
Koordinator Program Studi Pendidikan Teknik Elektro UNJ, Mochammad Djaohar, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pembagian tiga kelompok sasaran bertujuan agar intervensi lebih tepat dan berdampak luas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembentukan generasi muda yang melek teknologi.
Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Kelurahan Pulau Tidung dan Kepala SMKN 61 Jakarta, Firdaus, S.Pd., yang menilai pelatihan sangat penting dalam menghadapi era digital. Ketua P2M Pendidikan Teknik Elektro UNJ, Drs. Readysal Monantun, M.Pd., berharap ilmu yang didapat dapat diimplementasikan untuk menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini menunjukkan peran aktif Program Studi Pendidikan Teknik Elektro UNJ sebagai pelopor dalam menjawab tantangan global melalui aksi lokal, sejalan dengan semangat “Think Global, Act Local” dalam mencapai SDGs 2030. Komitmen UNJ terus mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang teknik elektro, dengan fokus pada literasi teknologi, energi terbarukan, dan pemberdayaan masyarakat.















Tinggalkan Balasan