Media Kampung – Harga komoditas batu bara mencatat kenaikan pada penutupan perdagangan Senin (8/6), sementara nikel dan timah justru tertekan. Berdasarkan data ICE Newcastle, harga batu bara naik 1,68 persen ke level USD 151,25 per ton. Kenaikan ini menjadi sentimen positif di tengah pergerakan harga energi global yang bervariasi.
Di sisi lain, harga nikel di London Metal Exchange (LME) merosot 1,29 persen menjadi USD 18.341 per ton. Pelemahan serupa juga dialami timah yang turun 1,24 persen ke posisi USD 52.279 per ton. Penurunan ini terjadi seiring dengan aksi ambil untung investor setelah kenaikan sebelumnya.
Harga minyak mentah justru menguat setelah ketegangan geopolitik mereda. Minyak WTI untuk pengiriman Juli naik 0,8 persen ke USD 91,30 per barel, sedangkan Brent untuk Agustus menguat 1,3 persen ke USD 94,25 per barel. Pasar merespons pernyataan Israel dan Iran yang menahan diri dari eskalasi konflik.
Sementara itu, harga minyak kelapa sawit (CPO) bergerak positif meski tipis. CPO naik 0,46 persen menjadi MYR 4.575 per ton, didukung oleh permintaan yang stabil dari negara tujuan ekspor.
Secara keseluruhan, pergerakan harga komoditas pada awal pekan ini menunjukkan pola yang beragam. Batu bara dan minyak mencatatkan penguatan, sementara nikel, timah, dan CPO cenderung tertekan atau stagnan. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan pasokan dan permintaan global ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan