Media Kampung, Malang – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong pelaku usaha Indonesia untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar dapat menembus pasar internasional. Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke MAN 2 Malang pada Jumat, 24 Juli 2026.

Program ‘Lokal ke Global’ untuk Memperluas Akses Produk

Kementerian Perdagangan secara aktif mengawal program prioritas bertajuk “Lokal ke Global” yang bertujuan memperluas akses produk dalam negeri ke pasar internasional. Dyah Roro Esti menekankan bahwa pengembangan produk Indonesia tidak hanya harus fokus pada pasar domestik, tetapi juga diarahkan agar memenuhi kebutuhan konsumen global.

Baca juga:

Potensi dan Peluang Pasar

Indonesia memiliki potensi pasar domestik yang besar dan peluang ekspor yang luas. Produk lokal yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi diharapkan mampu bertahan sekaligus memperkuat posisi di pasar internasional. Contoh produk yang memiliki peluang besar di pasar global antara lain kopi, kakao, cokelat, dan modest fashion.

Baca juga:

Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan dan Pelaku Usaha

Dalam mendukung program ini, Kementerian Perdagangan juga mendorong kerja sama dengan institusi pendidikan seperti kampus untuk melakukan pendampingan kepada pelaku usaha. Upaya ini bertujuan mendorong generasi muda dan pelaku usaha mengembangkan kreativitas serta menghasilkan produk bernilai tambah yang siap bersaing di kancah global.

Baca juga:

Dampak dan Harapan

Dengan keterhubungan yang kuat antara pelaku usaha, dunia pendidikan, dan pasar, produk lokal Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bertahan di pasar dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di perdagangan internasional. Program ini diharapkan dapat membuka peluang ekspor baru dan memperkuat ekonomi nasional melalui peningkatan nilai ekspor produk lokal.