Media Kampung, Kuala Lumpur – Wilmar International mengungkap bahwa keunggulan perkebunan di masa depan tidak hanya bergantung pada teknologi canggih, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) dan budaya kerja yang solid. Hal ini disampaikan dalam gelaran 11th International Planters Conference di Kuala Lumpur, Malaysia.
Group Plantation Head Wilmar International, Gurcharan Singh, memaparkan pengalaman perusahaannya dalam presentasi bertajuk “Driving Plantation Performance to Excellence: Wilmar’s Experience”. Ia menekankan bahwa transformasi industri perkebunan membutuhkan perpaduan antara inovasi teknologi dan peningkatan kualitas SDM serta budaya organisasi.
Menurut Gurcharan, sektor perkebunan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti keterbatasan tenaga kerja, biaya operasional yang terus meningkat, perubahan karakteristik angkatan kerja, serta tuntutan regulasi dan keberlanjutan yang semakin ketat. “Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh investasi teknologi, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, konsistensi dalam pelaksanaan standar kerja, pengembangan kompetensi karyawan, budaya keselamatan kerja yang kokoh, serta penerapan mekanisasi, digitalisasi, dan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasional,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir di seluruh lini organisasi. Menurutnya, adopsi teknologi harus dibarengi dengan transformasi budaya kerja dan peningkatan standar operasional agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Wilmar menilai bahwa kolaborasi antar pelaku industri menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan produktivitas dan menjawab tantangan global. Forum seperti International Planters Conference dinilai sebagai wadah strategis untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik guna membangun sektor perkebunan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Perusahaan pun menyampaikan apresiasi kepada Incorporated Society of Planters (ISP) atas penyelenggaraan konferensi ini, yang mempertemukan para pemimpin, praktisi, dan profesional perkebunan untuk merumuskan langkah menuju masa depan industri yang lebih cerdas, tangguh, dan berkelanjutan.















Tinggalkan Balasan