Media Kampung – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat justru dimanfaatkan masyarakat untuk berinvestasi logam mulia emas. Investasi emas dinilai mampu menjaga nilai aset di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Kepala Regional Funding dan Retail Transaction Banking BRI Region 13 Malang, Triyoga Agung Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya menyediakan layanan investasi tabungan emas secara digital melalui BRImo. Layanan ini dianggap mudah, aman, praktis, dan terjangkau karena hanya membutuhkan biaya mulai Rp10.000.

“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” ujar Triyoga.

Fitur Tabungan Emas BRImo menawarkan berbagai keunggulan, seperti transaksi real-time, kemudahan memantau saldo emas, serta fleksibilitas pembelian sesuai kemampuan finansial nasabah. Nasabah dapat bertransaksi kapan saja hanya melalui ponsel.

Amalia, seorang nasabah setia BRImo, mengaku memilih investasi emas digital karena prosesnya mudah dan nyaman. “Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena praktis sekali. Tidak perlu datang ke mana-mana, nominalnya juga bisa menyesuaikan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” katanya.

Menurut Amalia, fitur Tabungan Emas di BRImo membantunya lebih disiplin menyisihkan penghasilan untuk investasi jangka panjang. Transaksi dapat dilakukan kapan saja hanya melalui ponsel.

Selain menghadirkan kemudahan transaksi digital, BRI juga terus mendorong edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat semakin memahami pentingnya diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.

Melalui kemudahan akses digital dan fitur investasi yang semakin terjangkau, BRI optimistis tren investasi emas digital melalui BRImo akan terus tumbuh. Layanan ini diharapkan menjadi pilihan masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.