Media Kampung, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) naik tipis pada Jumat (17/7/2026). Kenaikan ini terjadi di tengah pelemahan harga kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives.
Berdasarkan data KPBN, harga CPO Franco Belawan ditetapkan Rp15.700 per kilogram (kg), naik Rp50 atau 0,32% dibandingkan posisi Kamis (16/7/2026) yang sebesar Rp15.650 per kg.
Rincian Harga CPO KPBN
Berikut rincian harga CPO dalam tender KPBN pada Jumat (17/7/2026):
- CPO Franco Tanjung Priok: Rp15.700/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.665/kg.
- CPO Franco Belawan: Rp15.700/kg.
- CPO FOB Talang Duku: Rp15.500/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.446/kg.
- CPO FOB Boom Baru, Palembang: Rp15.550/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.446/kg.
- CPO FOB IPP PagunParba, Kalbar: Rp15.350/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.316/kg.
- CPO Loco PKS Parindu Ngabang: Rp15.350/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.316/kg.
- CPO Loco PKS Kembayan: Rp15.250/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.216/kg.
- CPKO FOB Palembang: Rp33.472/kg (withdraw), penawaran tertinggi Rp31.500/kg.
Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
Sementara itu, harga kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives melemah pada perdagangan Jumat. Kontrak acuan untuk pengiriman Oktober 2026 turun RM24 per ton atau 0,52% menjadi RM4.582 per metrik ton. Pelemahan ini dipicu oleh turunnya harga minyak nabati di bursa komoditas Dalian.
Meskipun melemah pada sesi Jumat, kontrak acuan masih mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,53% — menjadi pekan kedua berturut-turut berada di jalur positif.























Tinggalkan Balasan