Media Kampung, Bandarlampung — Permintaan singkong di Pasar Tugu, Bandarlampung, masih tergolong tinggi. Hal ini diungkapkan Yanto, pedagang singkong yang telah berjualan selama lima tahun.
Yanto mendatangkan pasokan singkong dari Kabupaten Lampung Timur untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam sehari, ia mampu menjual sekitar 4 hingga 5 kuintal singkong, tergantung jumlah pembeli.
Menurut Yanto, singkong banyak diminati karena menjadi bahan baku berbagai olahan makanan, seperti getuk, combro, singkong rebus, singkong goreng, tela-tela, hingga keripik singkong.
Tips Menjaga Kualitas Singkong
Yanto menjelaskan, singkong sebaiknya tidak disimpan lebih dari tiga hari karena kualitasnya akan menurun dan berpotensi membusuk. Selain itu, singkong perlu dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung agar tetap segar dan layak jual.
Pengaruh Cuaca dan Harapan ke Depan
Ia menambahkan, kondisi cuaca sangat memengaruhi usaha yang dijalankannya, terutama terhadap ketersediaan pasokan dan kualitas singkong dari petani. Meski demikian, selama berjualan ia mengaku tidak mengalami kendala yang berarti.
Ke depan, Yanto berharap harga singkong dari pemasok dapat lebih terjangkau sehingga harga jual kepada masyarakat juga bisa lebih murah. “Harapannya daya beli masyarakat meningkat dan penjualan singkong di Pasar Tugu semakin ramai,” kata Yanto.






















Tinggalkan Balasan