Media Kampung, Jambi — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali menguat pada periode 10-16 Juli 2026. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menetapkan harga TBS untuk usia tanam 10-20 tahun naik Rp69,71 menjadi Rp3.856,89 per kilogram, dari periode sebelumnya Rp3.787,18 per kilogram.

Kenaikan harga acuan tersebut belum sepenuhnya dirasakan petani swadaya. Hingga Sabtu (11/7/2026), sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Jambi masih membeli TBS petani swadaya di kisaran Rp3.175 hingga Rp3.275 per kilogram. Artinya, terdapat selisih sekitar Rp580-Rp680 per kilogram antara harga acuan Disbun dan harga yang diterima petani.

Selain faktor kualitas buah dan kadar rendemen, harga di tingkat petani dipengaruhi oleh rantai pemasaran, biaya angkut, jarak kebun ke pabrik, serta kebijakan pembelian masing-masing PKS. Pada periode sebelumnya, saat Disbun menetapkan harga TBS usia tanam 10-20 tahun sebesar Rp3.787,18 per kilogram, harga pembelian di PKS juga masih di kisaran Rp3.175 per kilogram. Bahkan, di tingkat pengepul atau loading ramp, harga hanya berkisar Rp2.850 hingga Rp2.975 per kilogram.

Disbun Jambi juga menetapkan harga Crude Palm Oil (CPO) sebesar Rp15.315,24 per kilogram, harga inti sawit (kernel) Rp13.223,52 per kilogram, dan harga cangkang sawit Rp16,76 per kilogram dengan indeks K sebesar 93,07 persen.

Berikut harga TBS berdasarkan umur tanaman: usia 3 tahun Rp3.198,73/kg, usia 4 tahun Rp3.379,80/kg, usia 5 tahun Rp3.458,33/kg, usia 6 tahun Rp3.552,72/kg, usia 7 tahun Rp3.634,61/kg, usia 8 tahun Rp3.689,75/kg, usia 9 tahun Rp3.774,61/kg, usia 10-20 tahun Rp3.856,89/kg, usia 21 tahun Rp3.796,38/kg, usia 22 tahun Rp3.707,82/kg, usia 23 tahun Rp3.671,15/kg, usia 24 tahun Rp3.491,56/kg, usia 25 tahun Rp3.592,37/kg, usia 26 tahun Rp3.477,50/kg, usia 27 tahun Rp3.390,75/kg, usia 28 tahun Rp3.296,87/kg, usia 29 tahun Rp3.194,44/kg, dan usia 30 tahun Rp3.086,12/kg.

Perbedaan yang masih lebar antara harga acuan pemerintah dan harga pembelian di tingkat pabrik menjadi tantangan bagi petani sawit swadaya. Kalangan petani berharap tren kenaikan harga CPO dan TBS segera diikuti penyesuaian harga oleh PKS, sehingga manfaat kenaikan benar-benar dirasakan di tingkat kebun.