Media Kampung, Jakarta — Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) kembali mengalami withdraw pada Rabu (8/7/2026). Harga penawaran tertinggi tercatat Rp15.589 per kg, naik Rp10 atau 0,65% dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Dalam tender KPBN, beberapa lokasi juga mengalami withdraw. Harga CPO Franco Dumai dibuka Rp15.650 per kg namun withdraw dengan penawaran tertinggi Rp15.589 per kg. Demikian pula CPO FOB Talang Duku dibuka Rp15.520 per kg dan withdraw di Rp15.314 per kg. Sementara CPO Loco PKS Parindu Ngabang dibuka Rp15.300 per kg dan withdraw pada Rp15.138 per kg.
Di sisi lain, kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada perdagangan Rabu. Kontrak acuan untuk pengiriman September 2026 ditutup naik RM61 atau 1,34% menjadi RM4.608 per ton metrik, level tertinggi dalam dua pekan terakhir.
Penguatan harga CPO di Malaysia didorong oleh kenaikan harga minyak nabati pesaing, seperti minyak kedelai di Dalian yang naik 0,61% dan di Chicago Board of Trade yang melonjak 2,19%. Selain itu, investor melakukan penyesuaian posisi menjelang rilis laporan bulanan pasokan dan permintaan minyak sawit dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB).
Berikut rincian tender KPBN pada Rabu (8/7/2026):
- CPO Franco Dumai: Rp15.650 (WD), penawaran tertinggi Rp15.589
- CPO Franco Teluk Bayur: Rp15.520 (WD), penawaran tertinggi Rp15.314
- CPO Loco PKS Parindu Ngabang: Rp15.300 (WD), penawaran tertinggi Rp15.239
- CPO Loco PKS Kembayan: Rp15.200 (WD), penawaran tertinggi Rp15.139
- CPKO Franco Dumai: Rp30.350
- FOB Palembang: Rp29.600
- FOB Lampung: Rp29.552
- PK Loco PKS Pagar Merbau: Rp13.727
- PK Loco PKS Kuala Sawit: Rp13.599
- PK Loco PKS Sawit Seberang: Rp13.683
- PK Loco PKS T. Lebar: Rp12.917 (WD), penawaran tertinggi Rp12.100





















Tinggalkan Balasan