Media Kampung, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mengalami withdraw pada perdagangan Senin (6/7/2026). Harga penawaran tertinggi tercatat Rp15.362 per kg, turun Rp123 (0,79%) dibandingkan Jumat (3/7/2026) yang mencapai Rp15.485 per kg.
Berdasarkan informasi dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp15.600 per kg, namun kemudian withdraw dengan penawaran tertinggi Rp15.362 per kg. Sementara itu, harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp15.470 per kg, dan withdraw pada level Rp15.203 per kg. Untuk harga CPO Loco Sei Tapung ditetapkan Rp15.361 per kg.
Di sisi lain, kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan hari yang sama. Sentimen positif datang dari kenaikan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) dan penguatan kontrak palm olein di Bursa Komoditas Dalian, Tiongkok.
Dilansir Bernama, kontrak CPO Juli 2026 naik RM46 menjadi RM4.485 per ton. Kontrak Agustus 2026 menguat RM65 ke RM4.523 per ton, dan kontrak September 2026 melonjak RM70 ke RM4.550 per ton. Kenaikan juga terjadi pada kontrak Oktober 2026 yang bertambah RM67 menjadi RM4.572 per ton, kontrak November 2026 naik RM61 ke RM4.594 per ton, serta kontrak Desember 2026 ditutup naik RM57 ke RM4.616 per ton.
Volume transaksi tercatat menurun menjadi 59.610 lot dari sebelumnya 71.942 lot. Posisi open interest sedikit berkurang dari 289.382 kontrak menjadi 288.418 kontrak. Harga fisik CPO untuk pengiriman Juli wilayah Selatan Malaysia juga naik RM50 ke RM4.520 per ton.
Berikut hasil tender KPBN (Rp per kg, tidak termasuk PPN) pada Senin (6/7/2026):
- CPO Franco Dumai Rp15.600 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.362
- CPO Franco Teluk Bayur Rp15.470 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.203
- CPO Loco Sei Tapung Rp15.361
- CPO Loco Luwu: tidak ada penawar
- CPO Loco PKS Parindu Ngabang Rp15.250 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.012
- CPO Loco PKS Kembayan Rp15.150 (withdraw), penawaran tertinggi Rp14.912






















Tinggalkan Balasan