Media Kampung – Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) kembali mengalami penurunan pada Jumat, 3 Juli 2026. Harga CPO ditetapkan sebesar Rp15.485 per kilogram, turun Rp60 atau sekitar 0,39% dibandingkan harga pada Kamis, 2 Juli 2026 yang mencapai Rp15.545 per kilogram.

Perkembangan Harga CPO di Berbagai Lokasi

Berdasarkan data dari KPBN, harga CPO untuk pengiriman secara franco di Dumai ditetapkan Rp15.485 per kilogram. Sementara itu, harga CPO FOB Talang Duku berada di level Rp15.285 per kilogram, dan harga CPO franco Teluk Bayur tercatat Rp15.355 per kilogram. Seluruh harga tersebut belum termasuk PPN.

Pelemahan di Bursa Malaysia

Di pasar berjangka, harga kontrak CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga bergerak di zona negatif pada perdagangan Jumat. Kontrak acuan untuk pengiriman September 2026 tercatat turun RM7 per ton atau sekitar 0,16% menjadi RM4.499 per ton pada jeda perdagangan siang. Secara mingguan, harga kontrak acuan telah terkoreksi sekitar 1,4%.

Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi produksi dan potensi kenaikan stok yang membebani sentimen pasar. Di Tiongkok, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian turun sekitar 0,2%, sementara harga kontrak minyak sawit mengalami penurunan lebih dalam, yakni sekitar 0,95%. Sementara itu, perdagangan di Chicago Board of Trade (CBOT) tidak berlangsung karena libur nasional di Amerika Serikat.

Data Tender KPBN

Berikut adalah rincian tender KPBN pada Jumat, 3 Juli 2026 (harga dalam Rp/kg, belum termasuk PPN):

LokasiHarga (Rp/kg)
CPO Franco Dumai15.485
CPO FOB Talang Duku15.285
CPO Franco Teluk Bayur15.355
CPO Loco LuwuTidak ada penawaran
CPO Loco PKS Parindu Ngabang15.135
CPO Loco PKS Kembayan15.035
CPKO FOB Palembang29.100
PK Loco PKS Bunut12.772
PK Loco PKS T. Lebar12.661

Penawaran tertinggi untuk PK tercatat Rp11.600.

Pelemahan harga CPO di pasar domestik dan internasional mencerminkan tekanan dari sisi pasokan dan permintaan. Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan produksi dan stok global untuk menentukan arah harga selanjutnya.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.