Media Kampung – Harga CPO KPBN Inacom naik tipis pada perdagangan Kamis (4/6/2026). PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) di level Rp15.075 per kilogram, naik Rp50 atau 0,33% dibandingkan harga Rabu (3/6/2026) yang sebesar Rp15.025 per kilogram.
Kenaikan harga CPO KPBN Inacom terjadi di tengah pelemahan perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives. Kontrak berjangka CPO Malaysia ditutup lebih rendah pada hari yang sama, dipengaruhi oleh penurunan harga minyak kedelai di pasar global dan melemahnya kinerja ekspor minyak sawit Malaysia selama Mei 2026.
Berdasarkan data dari KPBN, harga CPO Franco Belawa Dumai ditetapkan Rp15.075 per kilogram, Franco Talang Duku Rp14.875, dan Franco Teluk Bayur Rp14.945. Sementara itu, di Bursa Malaysia, kontrak CPO Juni 2026 turun RM74 menjadi RM4.531 per ton, kontrak Juli 2026 melemah RM72 ke RM4.566 per ton, dan kontrak Agustus 2026 turun RM76 menjadi RM4.601 per ton.
Pelaku pasar menilai penurunan ekspor menjadi faktor utama yang membebani sentimen perdagangan CPO. Data terbaru menunjukkan permintaan terhadap minyak sawit Malaysia masih tertekan, mendorong aksi jual di pasar berjangka. Volume transaksi di Bursa Malaysia menurun menjadi 95.888 lot dari sebelumnya 104.077 lot, namun open interest meningkat menjadi 298.582 kontrak dari 289.868 kontrak, mengindikasikan masih adanya minat pelaku pasar.
Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman Juni wilayah Selatan Malaysia juga turun RM90 menjadi RM4.550 per ton. Berikut rincian tender KPBN pada Kamis (4/6/2026) tanpa PPN: CPO Franco Belawa Dumai Rp15.075, Franco Talang Duku Rp14.875, Franco Teluk Bayur Rp14.945, Franco Palembang Rp14.925, CPKO Franco Dumai Rp28.229, serta beberapa harga PK dan CPKO di berbagai lokasi lainnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan