Media Kampung – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi menjalankan program kemitraan strategis yang fokus pada pertumbuhan ekonomi lokal melalui digitalisasi UMKM. Program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan keterampilan pemasaran digital yang kerap menjadi hambatan utama pelaku UMKM dalam memperluas jangkauan pasar. UNY kemudian menginisiasi ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa dan pelaku usaha dalam sesi intensif pembuatan konten kreatif untuk TikTok, platform dengan penetrasi pasar tertinggi saat ini.

Salah satu pemilik UMKM mitra program mengaku sangat terbantu. “Selama ini kami bingung bagaimana cara mempromosikan produk secara luas karena keterbatasan kemampuan teknologi. Lewat pembuatan video kreatif di TikTok ini, usaha kami akan bisa dijangkau oleh audiens yang jauh lebih luas dan kekinian. Ini menjadi pengaruh yang baik bagi penjualan kami,” ujarnya.

Kayana Larisa Anjani, perwakilan tim mahasiswa, menegaskan komitmen mereka. “Sebagai penyusun program, kami tidak hanya fokus pada pemenuhan tugas akademik, melainkan berkomitmen nyata untuk mengurangi kesenjangan digital yang dihadapi pelaku usaha lokal. Melalui pengelolaan konten TikTok yang kreatif, kami ingin memastikan produk UMKM ini memiliki daya saing tinggi di pasar digital, sekaligus merealisasikan SDG 8 dan 17.”

UNY berkomitmen mengawal keberlanjutan program agar pelaku UMKM mampu mempertahankan konsistensi produksi konten. Diharapkan model kemitraan strategis ini dapat direplikasi lebih luas untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang inklusif dan melahirkan generasi pelaku usaha lokal yang mandiri serta inovatif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.