Media Kampung, Kediri – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, merespons langsung keluhan warga Kelurahan Ringinanom terkait gedung serbaguna yang mangkrak dan minimnya pendampingan UMKM kuliner. Dalam sarasehan yang digelar di kediaman ketua RT setempat, Minggu (26/7/2026), warga menyampaikan dua prioritas utama: penyelesaian gedung yang terbengkalai pasca kasus hukum dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung kuliner tersebut.
Gedung serbaguna RW 06 yang dibangun pada 2020-2022 itu mangkrak karena tersangkut perkara hukum yang kini telah selesai. Proyek tersebut sudah dua kali diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) namun belum terealisasi. “Gedung ini sangat dinantikan untuk sarana olahraga, pertemuan, dan kegiatan keagamaan,” ujar Wahyu Andrianto, perwakilan warga. Ia berharap Yuzar dapat mengawal agar pembangunan segera dilanjutkan.
Selain infrastruktur, warga yang mayoritas produsen bakso dan roti mengeluhkan kurangnya pendampingan usaha. Mereka membutuhkan bimbingan teknis seperti strategi pemasaran digital, pembuatan kemasan, dan perluasan pasar. Yuzar menegaskan akan menyiapkan program pembinaan berjenjang mulai dari legalitas usaha seperti NIB, NPWP, hingga pendaftaran merek.
Yuzar langsung meninjau lokasi gedung mangkrak. Ia berjanji berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri untuk menelusuri penyebab mangkrak dan memastikan status hukumnya clear. “Kami akan segera koordinasikan agar bisa dianggarkan kembali,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Untuk UMKM, Yuzar menyiapkan pendampingan legalitas dan pemasaran. “Pelaku usaha akan kami bantu melengkapi perizinan dasar agar produk lebih berdaya saing dan bisa menembus pasar luar daerah,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan