Media Kampung, Jakarta – Ben Shelton, unggulan kedelapan, memastikan diri di perempat final US Open 2026 setelah mengalahkan Stefanos Tsitsipas dengan skor 6-2, 6-3, 6-4. Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 52 menit, ia mencatat 12 ace dan tidak pernah dihadapi break point.
Sebelumnya, Shelton baru saja menjuarai ATP Montreal Masters pada Agustus 2026 tanpa kehilangan satu set pun. Pada laga melawan Tsitsipas, ia berhasil memasukkan 71% servis pertamanya dan memenangkan 84% poin dari servis tersebut, menegaskan performa menyerupai puncak kariernya.
Dengan kemenangan ini, Shelton akan bertemu juara bertahan Carlos Alcaraz, yang sebelumnya menyingkirkan Tommy Paul. Pertarungan antara dua pemain Amerika ini menjadi sorotan utama turnamen, mengingat keduanya berada dalam posisi mengukir sejarah bagi tenis nasional.
Coco Gauff mengakui bahwa ia tidak menonton pertandingan epik antara Shelton dan Alcaraz karena harus tidur demi persiapan melawan Mirra Andreeva. Meski begitu, Gauff memuji kualitas permainan Shelton, menyebutnya sebagai pertandingan klasik yang menambah kebanggaan tenis Amerika.
Di luar lapangan, Shelton didukung oleh pacarnya, Trinity Rodman, pemain sepak bola wanita berbayar tertinggi di dunia. Rodman, yang menandatangani kontrak tiga tahun dengan Washington Spirit senilai lebih dari $2 juta per tahun, juga merupakan putri mantan bintang NBA Dennis Rodman. Kehadiran Rodman di kotak pemain Shelton menambah warna bagi sorotan media.
Laga perempat final ini memiliki nilai historis, karena jika Shelton dan rekan setimnya Frances Tiafoe melaju ke final, akan menjadi kali pertama dua pemain kulit hitam Amerika bersaing di final Grand Slam sejak era terbuka, mengingat Arthur Ashe menjadi pionir pada 1968.
Pertandingan antara Ben Shelton dan Carlos Alcaraz dijadwalkan pada Jumat, dan para penggemar menantikan aksi yang dapat menentukan nasib tenis Amerika di US Open tahun ini.













Tinggalkan Balasan