Media Kampung – Turnamen Roland Garros 2026 menjanjikan persaingan sengit di sektor tunggal putri dengan sejumlah petenis papan atas yang berpeluang merebut gelar juara. Coco Gauff, sang juara bertahan, tampil sebagai salah satu favorit setelah penampilan impresifnya di turnamen sebelumnya di Roma.

French Open tahun ini berlangsung setelah rangkaian kompetisi tanah liat di Madrid dan Roma, yang menunjukkan performa kurang konsisten dari beberapa unggulan. Kuadran pertama dipimpin oleh Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia, meskipun penampilannya menurun akibat kekalahan awal di Madrid dan Roma. Di kuadran ini, Jessica Pegula, Naomi Osaka, Madison Keys, dan Alexandra Eala juga menjadi pesaing berat, dengan laga awal Eala melawan Iva Jovic menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu.

Prediksi perempat final di kuadran pertama berpotensi mempertemukan Sabalenka dengan Pegula, di mana Sabalenka masih memegang keunggulan dalam pertemuan head to head. Di kuadran kedua, Coco Gauff memimpin persaingan sebagai unggulan utama, menghadapi tantangan dari Amanda Anisimova, Zheng Qinwen, dan Maria Sakkari. Laga pembuka Gauff melawan Taylor Townsend menarik perhatian karena Townsend pernah mengalahkan Gauff di lapangan tanah liat sebelumnya.

Kuadran ketiga diisi oleh Iga Swiatek, juara empat kali Roland Garros, yang datang dengan kepercayaan diri tinggi dan pelatih baru, Francisco Roig. Di kuadran ini, Marta Kostyuk, Elina Svitolina, Belinda Bencic, dan Jelena Ostapenko juga menjadi pesaing kuat, dengan potensi duel sengit antara Swiatek dan Svitolina pada babak perempat final.

Sementara itu, kuadran keempat dipimpin oleh Elena Rybakina, petenis nomor dua dunia dan juara Grand Slam terakhir setelah mengalahkan Sabalenka di final Australian Open 2026. Rybakina akan bersaing ketat dengan Mirra Andreeva, Jasmine Paolini, Barbora Krejčíková, dan Karolina Muchová, dengan pertemuan Rybakina dan Andreeva di perempat final menjadi salah satu laga yang sangat dinantikan.

Turnamen Roland Garros 2026 akan dimulai pada Minggu, 24 Mei 2026, dengan 96 petenis tunggal putri yang bertanding di putaran pertama untuk memperebutkan tiket ke babak kedua. Persaingan yang ketat dan ketidakpastian performa unggulan membuat turnamen ini sangat menarik untuk diikuti, terutama di sektor putri yang penuh dengan talenta muda dan pengalaman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.