Media Kampung – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, kembali memasukkan Neymar dalam daftar pemain sementara untuk Piala Dunia 2026, meskipun sang bintang mengalami cedera panjang dan belum menunjukkan performa maksimal di level klub. Keputusan ini menimbulkan perdebatan luas terkait regenerasi pemain di tim Samba.

Neymar yang kini berusia 34 tahun belum bermain untuk Brasil sejak akhir 2023 akibat cedera lutut dan proses pemulihan yang panjang setelah meninggalkan Al Hilal dan kembali ke Santos. Meskipun demikian, Ancelotti percaya bahwa pengalaman dan kemampuan magis Neymar masih bisa menjadi aset penting bagi tim nasional dalam turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tersebut.

Selain Neymar, Ancelotti juga memanggil kembali Thiago Silva, bek veteran yang kini memperkuat Porto. Keputusan ini dianggap sebagai risiko karena usia pemain yang sudah tidak muda lagi, namun kehadiran Silva diharapkan dapat memberikan kepemimpinan yang kuat di ruang ganti serta menambah kedalaman lini belakang Brasil yang juga dihuni oleh pemain seperti Gleison Bremer dan Gabriel Magalhaes.

Brasil harus menerima kenyataan pahit kehilangan Estevao, bakat muda yang bermain untuk Chelsea, yang dipastikan absen akibat cedera ligamen serius. Hal ini memaksa Ancelotti mencari alternatif lain untuk mengisi lini depan yang tetap diharapkan tampil garang dengan kehadiran Vinicius Jr, Raphinha, dan Endrick, penyerang masa depan Real Madrid.

Di lini tengah, Brasil masih mengandalkan nama-nama mapan seperti Casemiro dan Bruno Guimaraes untuk menjaga keseimbangan permainan. Sementara di sektor penjaga gawang, persaingan ketat terjadi antara Alisson dan Ederson, dengan tambahan nama-nama baru seperti Hugo Souza dan Carlos Miguel sebagai opsi regenerasi.

Timnas Brasil tergabung dalam Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia pada putaran final Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan memulai laga pertama menghadapi Maroko pada 16 Juni. Meskipun performa tim sempat naik turun terutama di kualifikasi CONMEBOL yang membuat Brasil finis di posisi kelima, Ancelotti tetap optimistis bisa membawa Brasil meraih gelar Piala Dunia keenam yang sekaligus menegaskan status mereka sebagai negara tersukses di ajang ini.

Dukungan terhadap Neymar juga datang dari rival abadinya, Lionel Messi, yang menyatakan dukungan penuh agar sang pemain tetap masuk skuad Brasil meski sering mengalami cedera. Messi menilai pengalaman dan kualitas Neymar masih sangat dibutuhkan di panggung dunia.

Dengan kombinasi pemain muda dan senior serta strategi yang matang, Brasil berharap dapat kembali menunjukkan taringnya di Piala Dunia 2026. Keputusan Ancelotti untuk mempertahankan pemain berpengalaman seperti Neymar dan Thiago Silva menjadi sorotan, namun juga mencerminkan keinginan kuat pelatih asal Italia tersebut untuk meraih kesuksesan besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.