Media Kampung – Koperasi Keluarga Pegawai Institut Teknologi Bandung (KKP ITB) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Gedung Galeri CC Timur, Kampus Ganesha. Acara ini menjadi ajang pertanggungjawaban pengurus sekaligus forum penetapan arah kerja koperasi ke depan.
RAT berlangsung di tengah suasana akademik yang ramai, dengan lebih dari seratus anggota hadir. Ketua KKP ITB, Prof. Dr. Ir. Yan Rizal R., Dipl.Geol., menegaskan komitmen koperasi untuk memperkuat layanan, kinerja organisasi, dan kesehatan keuangan.
Hingga 31 Desember 2025, KKP ITB mencatat 937 anggota aktif dan didukung oleh 43 pegawai tetap. Jumlah tersebut mencerminkan stabilitas basis anggota yang sebagian besar merupakan keluarga pegawai ITB.
Dalam penyampaian laporan keuangan, Yan Rizal mengutip, “Sisa Hasil Usaha (SHU) KKP ITB tercatat positif sebesar Rp81,50 juta.” Angka SHU positif menjadi indikator pengelolaan keuangan yang sehat dan mendukung program koperasi.
Koperasi juga menyalurkan pinjaman konsumtif senilai Rp5,3 miliar kepada 144 anggota, dengan rata‑rata waktu tunggu sekitar dua minggu. Layanan pinjaman cepat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendesak anggota secara efisien.
Berbagai capaian lain turut dirayakan, antara lain penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor ITB dan KKP ITB, kunjungan Wakil Menteri Koperasi RI, serta revisi Anggaran Rumah Tangga. Sistem informasi Sakti.Link juga telah diinstalasi untuk meningkatkan transparansi data koperasi.
Laporan keuangan tahun 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Opini WTP menjadi tonggak penting dalam pelaksanaan Good Cooperative Governance,” ujar Yan Rizal menambahkan.
Ke depan, KKP ITB menargetkan rekrutmen anggota baru, penguatan kemitraan strategis, serta ekspansi Unit Simpan Pinjam dengan portofolio yang sehat. Pengembangan usaha ritel, waralaba waserda, serta pengelolaan asrama mahasiswa juga masuk dalam rencana strategis.
Identitas visual koperasi juga diperbarui melalui penggantian logo, yang menekankan nilai integritas, profesionalitas, kecerdasan kerja, sikap membantu, adaptif, dan kebersamaan. Nilai‑nilai ini diharapkan menjadi landasan aksi dan layanan koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, S.T., M.Si., memuji pencapaian KKP ITB, “Koperasi memiliki peran penting dalam mewadahi berbagai potensi anggota, termasuk generasi muda dan pegawai yang memasuki masa pensiun, agar dapat tetap produktif melalui kegiatan usaha.”
Prof. Dr. rer. nat. Poerbandono, S.T., M.M., selaku perwakilan Rektor, juga mengapresiasi laporan keuangan yang sehat serta komitmen pengurus dalam meningkatkan tata kelola. ITB mengharapkan seluruh sivitas akademika semakin memanfaatkan KKP ITB sebagai wadah layanan, kebersamaan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga besar kampus.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan