Media Kampung – RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sedang menguji coba digitalisasi data Perlinsos, sebagaimana disampaikan Dirjen TPD Mirra Tayyiba pada konferensi pers 28 Mei 2026.

Uji coba bertujuan menciptakan proses yang terhubung, alur layanan yang jelas, serta meningkatkan akurasi dan keterkinian data. Dengan data yang terupdate, penyaluran bantuan sosial diharapkan menjadi lebih tepat sasaran.

Pilot digitalisasi difokuskan pada dua program bansos, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program tersebut menargetkan sekitar 40 % kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Namun, integrasi data lintas instansi masih belum optimal, menimbulkan risiko data ganda, inkonsistensi, dan proses verifikasi yang panjang. Dirjen TPD menilai ini sebagai tantangan utama yang harus dikelola bersama.

“Masih ada tantangan yang perlu terus kita kelola bersama, seperti data antar instansi yang belum sepenuhnya terhubung,” ujar Mirra Tayyiba dalam konferensi pers.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.