Media Kampung – Lonjakan jemaah perempuan picu desakan penambahan toilet Armuzna. Sekretaris Amirul Hajj Ilfi Nur Diana mengapresiasi pelayanan jemaah haji perempuan Indonesia yang dinilai sangat memuaskan, namun menyoroti antrean toilet yang masih panjang di wilayah Armuzna.
Ilfi Nur Diana menyampaikan catatan evaluasi setelah berdiskusi langsung dengan jemaah sejak sebelum, saat, hingga pasca-puncak ibadah haji. Para jemaah perempuan mengaku merasa sangat terlayani, bahkan seperti jemaah haji nonreguler, tetapi fasilitas toilet menjadi kendala utama.
Jumlah jemaah haji perempuan tahun ini tercatat lebih banyak 5,8 persen dari total 202 ribu jemaah, atau selisih sebelas ribu orang dibanding jemaah pria. Kondisi ini mendorong perlunya penambahan toilet di Armuzna.
Menurut Ilfi, jemaah perempuan membutuhkan lebih banyak toilet karena faktor kesehatan reproduksi. Mayoritas jemaah wanita yang berangkat saat ini berusia produktif, sehingga masalah siklus bulanan membuat mereka memerlukan waktu lebih lama di toilet dan pasokan air yang lebih banyak.
Pemerintah Indonesia didesak untuk bernegosiasi dengan Arab Saudi guna menambah jumlah toilet di Armuzna. Ilfi menegaskan bahwa fasilitas yang memadai akan meningkatkan kenyamanan jemaah perempuan selama menjalankan ibadah haji.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan