Media Kampung – Lebih dari 132.568 jemaah haji Indonesia telah menyelesaikan fase nafar awal dan mulai meninggalkan Mina menuju Makkah. Proses pemulangan ini berlangsung antara 11 hingga 14 Juni 2026 setelah mereka melaksanakan lontar jumrah dan ibadah mabit.
Jemaah yang memilih nafar awal adalah sekitar 68 persen dari total 221 ribu jemaah haji Indonesia tahun ini. Mereka mulai meninggalkan Mina pada 29 Mei 2026, di mana pergerakan jemaah dimulai pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Wakil Satgas Mina, Zaenal Muttaqin, menjelaskan bahwa dari 527 kloter, sekitar 424 kloter dijadwalkan untuk meninggalkan Mina setelah menyelesaikan ibadah. Jemaah yang memilih nafar awal diharuskan keluar dari Mina sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah.
Pergerakan massal ini sempat menyebabkan penumpukan di pintu keluar, namun situasi cepat teratasi berkat koordinasi yang baik antara petugas dan jemaah. Jemaah yang memilih untuk tetap di Mina akan melanjutkan ibadah lontar jumrah pada hari berikutnya.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan berlangsung secara bertahap, dengan gelombang pertama dijadwalkan mulai 1 Juni 2026. Jemaah yang pulang pertama kali adalah mereka yang berangkat lebih awal, diikuti oleh gelombang kedua yang dimulai pada 7 Juni 2026.
Seluruh proses pemulangan dijadwalkan tuntas pada 1 Juli 2026. Keluarga di Indonesia diimbau untuk memantau kedatangan kloter masing-masing melalui informasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan