Media Kampung, Sumenep — Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Sumenep menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Peran ayah dinilai tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter, rasa aman, dan perkembangan emosional anak.

Ketua LKKNU Sumenep, Hodaifah, mengatakan pengasuhan dan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Menurutnya, anggapan bahwa mendidik anak sepenuhnya menjadi tugas ibu masih banyak dijumpai di masyarakat.

Baca juga:

“Peran ayah itu sangat penting dalam rumah tangga. Edukasi tidak hanya berjalan satu arah. Orang tua harus menciptakan ekosistem yang aman di rumah. Selama ini sesuatu yang seharusnya dilakukan berdua justru diserahkan sepenuhnya kepada ibu. Padahal tanggung jawab terhadap anak bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi tanggung jawab keduanya,” ujar Hodaifah, Kamis 16 Juli 2026.

Ia menjelaskan, kehadiran ayah dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan anak. Tidak hanya memberikan kebutuhan materi, ayah juga perlu meluangkan waktu untuk berkomunikasi, mendampingi, dan menjadi teladan bagi anak.

Baca juga:

Menurut Hodaifah, kurangnya interaksi antara ayah dan anak dapat berdampak pada perkembangan emosional anak, termasuk memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan sosial.

“Kadang anak butuh figur seorang ayah, tetapi ayah tidak ada setiap hari, tidak pernah mengobrol, dan tidak pernah mengisi waktunya bersama anak. Hal itu bisa membuat anak menjadi pemarah atau sulit menyayangi orang lain karena kehadiran seorang ayah tidak menjadi figur dalam rumah tangga,” katanya.

Baca juga:

Hodaifah juga mengingatkan para ayah agar tidak menjadikan kesibukan bekerja sebagai alasan untuk mengabaikan keluarga. Menurutnya, kebersamaan dengan anak merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat secara emosional dan berkarakter.

“Tidak ada sesuatu yang lebih penting daripada memberikan waktu kepada anak-anak kita. Sesibuk apa pun, kita pasti punya waktu untuk keluarga. Anak adalah aset yang harus dirawat dan dididik bersama,” ucapnya.