Media Kampung, Sumenep — Masyarakat yang menjadi responden Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Sumenep kini dapat mengisi kuesioner secara mandiri apabila merasa kurang nyaman menjawab pertanyaan langsung kepada petugas lapangan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo, menyampaikan bahwa layanan pengisian mandiri pada awalnya hanya diperuntukkan bagi perusahaan berskala besar, namun kini diperluas untuk masyarakat umum.

“Pada awalnya pengisian secara mandiri hanya disasar untuk usaha berskala besar, bukan untuk pencacahan di kalangan masyarakat,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Handoyo menjelaskan, bagi responden yang tidak berkenan diwawancarai secara langsung, petugas sensus akan memberikan formulir kuesioner untuk diisi pada waktu yang lebih leluasa. Setelah selesai, petugas akan memasukkan data tersebut ke dalam aplikasi sensus yang telah disediakan.

Selain itu, untuk menjaga kerahasiaan data responden, BPS juga menyediakan opsi pengisian melalui tautan (link) yang dikirimkan ke alamat surat elektronik (email) responden. Data yang diisi melalui tautan tersebut akan langsung tersimpan di server BPS tanpa melalui petugas lapangan.

“Berbagai cara kami lakukan agar masyarakat tetap dapat didata oleh petugas, baik dengan pengisian mandiri menggunakan formulir yang kemudian diinput petugas, maupun mengisi sendiri melalui tautan yang kami kirimkan ke email,” katanya.

Hingga memasuki pekan keempat pelaksanaan SE2026, capaian pendataan di Kabupaten Sumenep telah mencapai 48,31 persen, melampaui target harian yang ditetapkan sebesar 43,31 persen. Meski demikian, BPS mengakui petugas sensus masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan dalam proses pengumpulan data.