Media Kampung, Sumenep — Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Focus Group Discussion (FGD) periode 2026-2028 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Minggu (12/7/2026). Kegiatan bertema “Menguatkan Strategi, Meneguhkan Sinergi Mengawal Generasi” ini dihadiri seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumenep.

Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi organisasi guna memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dan pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang unggul. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan pentingnya kesiapan satuan pendidikan menghadapi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) agar berjalan aman dan ramah anak.

“MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan siswa baru. Momentum ini harus menjadi langkah awal membentuk karakter, menanamkan disiplin, serta menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” kata Iksan.

Selain MPLS, Iksan menegaskan komitmen Pemkab Sumenep dalam mengawal implementasi Peraturan Bupati Sumenep Nomor 55 Tahun 2025 tentang penggunaan Bahasa Madura di lingkungan sekolah demi menjaga identitas budaya lokal. “Bahasa Madura adalah jati diri masyarakat Sumenep. Melalui sekolah, kita ingin memastikan generasi muda tetap bangga menggunakan bahasa daerah sebagai warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Dinas Pendidikan dan keluarga besar Nahdlatul Ulama, khususnya IPNU-IPPNU, harus terus diperkuat. Langkah kolaboratif ini dinilai strategis untuk melahirkan program kerja yang adaptif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing di Kabupaten Sumenep.