Media Kampung, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada perdagangan Kamis (16/7) di rentang level 6.127-6.257. Proyeksi ini muncul setelah IHSG pada Rabu (15/7) ditutup naik tipis 2,45 poin atau 0,04 persen ke level 6.041,97.
Sentimen positif berasal dari data inflasi Amerika Serikat yang melandai, meredakan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat.
Sentimen Global Mendukung
Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk bulan Juni menunjukkan penurunan 0,3 persen secara bulanan, mengikuti tren data inflasi konsumen (CPI) AS yang juga melandai sehari sebelumnya. Hal ini menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed akhir Juli menjadi sekitar 10 persen.
Meski demikian, Ketua The Fed Kevin Warsh dalam testimoni di hadapan Kongres menegaskan komitmen bank sentral untuk menekan inflasi hingga mencapai target 2 persen.
Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mengatakan IHSG berhasil bertahan di atas level penting MA20. Indikator Stochastics KD dan RSI menunjukkan sinyal positif, meskipun volume perdagangan menurun.
“Hal ini memberikan modal positif bagi perdagangan hari ini. Di sisi lain, para pelaku investor akan berfokus terhadap prospek laba emiten kuartal II 2026, yang berpotensi menjadi katalis berikutnya apabila hasilnya sesuai atau melampaui ekspektasi,” jelas Nafan.
Saham yang direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas untuk perdagangan Kamis meliputi AKRA, BUVA, dan PANI.
Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi dengan potensi menguat ke level 6.137-6.254 dan area koreksi di 5.974-6.020. Saham rekomendasi MNC Sekuritas meliputi BBRI, BULL, BUMI, dan TINS.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berdasarkan pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.























Tinggalkan Balasan