Media Kampung, Washington, D.C. — Amerika Serikat terus memberlakukan blokade laut di Selat Hormuz. Pesawat tempur AS menembak sebuah kapal berbendera Curacao yang mencoba menerobos blokade tersebut, Rabu (15/7).

Komando Timur Tengah AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa kapal MT Belma berhenti setelah ditembak rudal Hellfire yang mengenai cerobong asapnya. Kapal itu tidak lagi melanjutkan transit ke Iran.

Baca juga:

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan sejumlah ledakan di beberapa kota, termasuk Bandar Abbas, Rask, dan Chabahar. Sebelumnya, ledakan juga terdengar di Qeshm dan Bandar Imam Khomeini.

Baca juga:

Blokade Selat Hormuz merupakan bagian dari strategi AS untuk menekan Iran. Selat tersebut merupakan jalur vital bagi pengiriman minyak dunia.

Baca juga: