Media Kampung, Jombang – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, telah selesai 100 persen. Namun, dua hari sebelum acara, wacana pemindahan lokasi ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, kembali mengemuka.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh, menegaskan kesiapan lokasi Tambakberas tidak menjadi masalah. Semua kebutuhan untuk penyelenggaraan muktamar telah dipenuhi, dan pihak pesantren kini tinggal menunggu pelaksanaan yang dijadwalkan segera berlangsung.
Meski demikian, komunikasi antara pihak Pesantren Bahrul Ulum dan panitia pusat PBNU belum kembali berlangsung sejak 20 Agustus 2026. Hal ini memunculkan perhatian khusus setelah kabar wacana pemindahan lokasi muktamar beredar kembali.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU, menggelar pertemuan di Asrama Haji Sukolilo pada Selasa siang (25/8/2026). Pertemuan ini menambah spekulasi bahwa Asrama Haji Sukolilo akan dipakai sebagai alternatif tempat penyelenggaraan muktamar.
Sampai saat ini, PBNU belum memberikan penjelasan resmi mengenai hasil pertemuan tersebut ataupun keputusan final terkait lokasi muktamar. Sementara itu, Pesantren Bahrul Ulum tetap menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah forum tertinggi NU tersebut.
Persiapan Tambakberas dan Wacana Pemindahan Lokasi
Tambakberas sudah melakukan persiapan matang jauh hari sebelum muktamar, termasuk penataan fasilitas dan kelengkapan protokol acara. Persiapan ini dinyatakan telah rampung sepenuhnya, sehingga pihak pesantren yakin bisa menyelenggarakan acara dengan lancar.
Namun, dinamika menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU memperlihatkan adanya wacana pemindahan lokasi ke Asrama Haji Sukolilo yang terus terdengar. Hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi pihak penyelenggara lokal di Tambakberas.
Konteks dan Pentingnya Kepastian Lokasi
Muktamar NU merupakan forum lima tahunan yang menjadi wadah pengambilan keputusan strategis organisasi Nahdlatul Ulama. Lokasi penyelenggaraan muktamar menjadi bagian penting karena berkaitan dengan kesiapan fasilitas, kenyamanan peserta, dan kelancaran acara.
Kepastian lokasi sangat dibutuhkan untuk memudahkan koordinasi dan persiapan akhir, terutama mengingat waktu pelaksanaan yang sudah sangat dekat. Keputusan yang jelas akan membantu semua pihak berfokus pada suksesnya muktamar.
Perkembangan Terbaru dan Harapan
Hingga saat ini, pihak PBNU belum mengumumkan keputusan resmi terkait lokasi muktamar. Sementara itu, Tambakberas menunggu kepastian tersebut dengan kesiapan penuh, siap menjadi tuan rumah muktamar ke-35 NU.
Perkembangan situasi ini menjadi perhatian publik, khususnya bagi para nahdliyin dan peserta muktamar, yang mengharapkan proses penyelenggaraan berjalan lancar dan tanpa hambatan.














Tinggalkan Balasan