Media Kampung, Buenos Aires

Warga di Provinsi Buenos Aires, Argentina, kembali mengadopsi sistem barter untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat tekanan ekonomi yang terus meningkat. Di Villa Astolfi, banyak masyarakat menukar barang seperti pakaian dan kebutuhan pokok tanpa menggunakan uang sebagai alat pembayaran.

Kondisi Ekonomi dan Motivasi Sistem Barter

Krisis ekonomi yang terjadi sejak 2023 menyebabkan pendapatan rumah tangga menurun drastis, sehingga banyak warga tidak mampu membeli kebutuhan dasar, terutama makanan. Survei komunitas setempat menunjukkan sekitar 77 persen keluarga mengalami kesulitan membeli daging, produk susu, buah, dan sayur, yang berdampak pada pola makan yang buruk.

Baca juga:

Penggagas klub barter, Ana Barreto, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari pertemuan warga di Pilar yang menyadari kebutuhan mendesak masyarakat untuk mendapatkan makanan dan barang pokok tanpa harus bergantung pada uang tunai yang terbatas.

Pelaksanaan dan Dampak Sistem Barter

Aktivitas barter melibatkan pertukaran barang seperti pasta, saus tomat, minyak, dan gula. Bahkan, beberapa warga menukarkan pakaian dan barang rumah tangga demi memperoleh bahan pangan. Sistem ini juga diikuti oleh kelompok pensiunan yang merasakan penghasilan mereka tidak mencukupi untuk membayar tagihan listrik, gas, dan kebutuhan lain.

Baca juga:

Salah seorang pensiunan, Yolanda, menyebutkan bahwa uang pensiunnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga sistem barter menjadi alternatif yang menghidupkan kembali praktik yang pernah marak pada krisis ekonomi 2001.

Konteks Krisis Ekonomi Argentina

Tekanan ekonomi Argentina semakin diperparah menjelang Pemilihan Umum Presiden dengan inflasi tahunan mencapai 143 persen pada saat itu. Kebijakan menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak yang diterapkan oleh Menteri Keuangan Sergio Massa berdampak negatif pada pendapatan pajak negara, menambah beban keuangan di tengah krisis.

Baca juga:

Pemulihan Ekonomi dan Tantangan yang Masih Ada

Meski demikian, data dari Institut Statistik dan Sensus Nasional Argentina (INDEC) menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5 persen sepanjang 2025 dan 2,3 persen pada kuartal I 2026. Inflasi juga berhasil ditekan menjadi 31,5 persen sepanjang 2025 dengan 2,8 persen secara bulanan pada Desember 2025.

Namun, pemulihan ini belum sepenuhnya mengatasi kesulitan masyarakat yang masih bergantung pada sistem barter sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.