Media Kampung, Badung — Seorang warga negara Australia berinisial CJMH (39) ditemukan tewas di dalam toilet Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Ngurah Rai, Bali, Jumat (10/7). Korban diketahui sedang menjalani penempatan sementara sebelum dideportasi akibat pelanggaran izin tinggal dan overstay.

Korban masuk ke kamar mandi sekitar pukul 16.52 Wita. Setelah hampir 30 menit tak kunjung keluar, petugas mencurigai ada yang tidak beres. Saat diperiksa, CJMH ditemukan tidak sadarkan diri dengan handuk terlilit di leher.

Petugas segera memberikan pertolongan pertama dan memanggil ambulans. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bali Jimbaran dalam kondisi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, namun sekitar pukul 18.30 Wita tim medis menyatakan nyawanya tidak tertolong.

Hasil pemeriksaan medis awal menemukan bekas jeratan pada leher dan luka lecet di tangan kiri yang bukan penyebab kematian. Korban memiliki riwayat penyakit jantung dan gangguan kulit di kedua kaki. Berdasarkan evaluasi awal, termasuk pemeriksaan EKG, dokter menduga korban mengalami serangan jantung sebagai komplikasi kondisi kesehatannya.

Pihak Imigrasi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian. Humas Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Husnan, mengatakan seluruh rangkaian kejadian masih didalami, termasuk kemungkinan motif lain. Proses visum masih berlangsung dan hasil resmi akan dirilis kemudian.

Polisi bersama Imigrasi melakukan olah tempat kejadian, memeriksa saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah telah dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Udayana untuk pemeriksaan lanjutan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali masih menunggu hasil penyelidikan sebelum memberikan keterangan resmi.