Media Kampung, Volume penumpang Commuter Line Supas relasi Surabaya Pasarturi-Probolinggo mengalami peningkatan signifikan selama masa libur sekolah. Pada periode 20 hingga 30 Juni 2026, layanan kereta komuter tersebut mengangkut sekitar 6.600 penumpang, atau rata-rata 600 orang per hari untuk dua perjalanan pulang pergi.
Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengungkapkan bahwa angka tersebut setara dengan jumlah penumpang pada akhir pekan. Sementara pada hari kerja, rata-rata pengguna Commuter Line Supas berkisar antara 300 hingga 400 penumpang per hari.
Menurut Leza, tingginya minat masyarakat melampaui perkiraan awal. Saat layanan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo, KAI Commuter hanya menargetkan sekitar 100 hingga 200 penumpang per hari. “Namun ternyata permintaan masyarakat cukup tinggi. Selain tarif yang terjangkau sebesar Rp8.000, masyarakat juga memiliki alternatif transportasi langsung menuju Surabaya,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Probolinggo, Selasa (7/7/2026).
Hingga akhir Juni 2026, Commuter Line Supas yang mulai melayani Stasiun Probolinggo sejak Maret 2026 telah mengangkut sekitar 57.800 penumpang, dengan rata-rata sekitar 670 penumpang setiap hari. Leza menilai peningkatan jumlah pengguna dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah, termasuk wisatawan yang memanfaatkan kereta untuk menuju kawasan Bromo.
Terkait usulan masyarakat agar layanan Commuter Line Supas diperpanjang hingga Jember, Lumajang, maupun Malang, KAI Commuter menyatakan akan melakukan kajian dengan mempertimbangkan besarnya permintaan, ketersediaan armada, serta kebutuhan perawatan sarana. Selain itu, rencana penambahan perjalanan maupun pemberhentian seluruh layanan Supas di Stasiun Probolinggo juga masih bergantung pada kesiapan armada. KAI Commuter berharap apabila armada tambahan tersedia, melalui penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2027 seluruh perjalanan Commuter Line Supas dapat berhenti di Stasiun Probolinggo.






















Tinggalkan Balasan