Media Kampung, Jeruk nipis, buah situs dengan rasa asam yang menyegarkan, ternyata menyimpan beragam nutrisi penting bagi tubuh. Health.com melaporkan bahwa jeruk nipis mengandung vitamin C sebagai nutrisi utama yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Vitamin C dalam jeruk nipis juga berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini membantu pembentukan kolagen, mempercepat penyembuhan luka, serta mendukung kesehatan kulit, pembuluh darah, tulang, dan jaringan ikat.

Selain vitamin C, jeruk nipis mengandung folat atau vitamin B9 meskipun dalam jumlah tidak terlalu tinggi. Folat berperan dalam pembentukan sel-sel baru, produksi DNA, serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, terutama melalui pemeliharaan kesehatan lapisan usus.

Jeruk nipis juga mengandung vitamin B6 yang mendukung proses metabolisme tubuh. Vitamin ini membantu mengubah makanan menjadi energi, menjaga fungsi saraf tetap optimal, serta berkontribusi dalam pembentukan sel darah merah.

Meski dalam jumlah kecil, jeruk nipis mengandung tiamin atau vitamin B1 yang memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi dan menjaga fungsi sistem saraf.

Kandungan kalium dalam jeruk nipis bekerja sama dengan berbagai vitamin untuk mendukung kesehatan jantung. Kalium membantu mengatur tekanan darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta mendukung fungsi otot dan saraf.

Jeruk nipis juga kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan hesperidin. Senyawa-senyawa tersebut membantu melawan peradangan, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, berpotensi mendukung kesehatan jantung, dan meningkatkan penyerapan zat besi berkat kandungan vitamin C.

Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi jeruk nipis sebaiknya tetap dalam jumlah wajar. Sifat asamnya dapat memengaruhi enamel gigi dan memperburuk gejala penyakit asam lambung pada sebagian orang. Oleh karena itu, konsumsilah sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.