Media Kampung – Pertandingan babak delapan besar Turnamen Sepak Bola Kades Mendalan Cup 2026 antara Pasirpanjang FC melawan Arum FC berakhir ricuh hingga laga dihentikan, Selasa (17/6/2026) sore. Insiden suporter bentrok di lapangan membuat panitia terpaksa menunda seluruh pertandingan babak delapan besar dan semifinal.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, ratusan penonton merangsek masuk ke tengah Lapangan Gelora PSMS Mendalan, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah panitia pelaksana berusaha mengamankan situasi di tengah kepungan massa. Kericuhan antarsuporter pun tak terhindarkan.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat pertandingan memasuki babak kedua. Keputusan wasit yang tetap melanjutkan permainan meski bola dinilai telah keluar lapangan memicu protes dari pemain Pasirpanjang FC. Situasi memanas hingga suporter masuk ke area lapangan dan terlibat gesekan dengan pendukung tim lawan. Akibat kondisi tidak kondusif, pertandingan dihentikan saat skor masih imbang 0-0.
Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan situasi telah kembali kondusif. Ia memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Ada sedikit insiden, alhamdulillah kondusif. Tidak ada korban luka,” ujar Nanang.
Sementara itu, Kepala Desa Mendalan, Suheri, menyatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Pasuruan terkait tindak lanjut pasca-insiden. “Kami masih berkoordinasi dengan Polres Pasuruan,” kata Suheri. Untuk sementara, pertandingan babak delapan besar dan semifinal Kades Cup 2026 Desa Mendalan ditunda. Informasi jadwal lanjutan akan diumumkan setelah koordinasi dan evaluasi selesai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




