Media Kampung, Ogan Komering Ilir – Dua korban tenggelam di Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian ini melibatkan seorang sopir truk bernama Sukadi (60) dan kernet truk bernama Danang (17) yang dilaporkan tenggelam pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Fakta Utama Kejadian

Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Sukadi ditemukan pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB mengapung di tengah sungai, berjarak kurang lebih dua kilometer dari lokasi awal kejadian. Sementara Danang ditemukan sekitar pukul 11.10 WIB di hari yang sama, dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.

Baca juga:

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat Tug Boat Zavina 01 yang menarik tongkang berisi armada mobil PT OKI Pulp dan Paper melintas di wilayah perairan Labuh Bukit Batu menuju Palembang. Saat itu, Danang mencoba mengambil air sungai menggunakan ember dengan berjalan di antara celah kendaraan di atas tongkang. Diduga ia terpeleset dan jatuh ke sungai, lalu terseret arus deras Sungai Baung.

Sukadi berusaha menolong Danang, namun sayangnya ia juga ikut terseret dan tenggelam di sungai tersebut.

Baca juga:

Upaya Pencarian dan Pertolongan

Basarnas Kantor SAR Palembang segera menerima laporan kejadian pada Jumat sore dan langsung menerjunkan personel ke lokasi. Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan air seluas tujuh mil laut menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas serta kapal cepat milik Polair.

Operasi pencarian ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair, dan masyarakat setempat yang bekerja sama secara intensif untuk menemukan korban.

Baca juga:

Konteks dan Dampak

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam aktivitas di atas perairan, khususnya pada kendaraan tongkang yang membawa muatan berat dan melintasi daerah dengan arus sungai yang deras. Tragedi ini juga menjadi pengingat bagi pekerja dan pengelola transportasi air untuk menerapkan protokol keselamatan yang ketat guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

Tim SAR dan instansi terkait terus meningkatkan koordinasi dalam melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah perairan Sumatera Selatan guna mengantisipasi insiden serupa.