Media Kampung – Basarnas telah melanjutkan operasi pengangkatan kapal KM Virgo yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Tim penyelam dari Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan Potensi SAR sebelumnya telah berhasil mengevakuasi 14 korban dari kapal tersebut. PT Virgo Karya Shipping mengonfirmasi bahwa operasi salvage kapal akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026. Hal ini terjadi setelah pihak perusahaan mempercepat komunikasi dengan pihak asuransi internasional untuk menentukan mitra pelaksana salvage.
Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Fransiscus Rihi, menjelaskan bahwa mereka telah melakukan komunikasi intensif dengan penanggung jawab asuransi internasional Protection and Indemnity (PI). Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kementerian Perhubungan dan Kantor Kesyahbandaran serta Basarnas sangat membantu dalam mempercepat proses penunjukan mitra internasional untuk pelaksanaan salvage. “Kami terus mengupayakan percepatan penyelesaian administrasi agar rencana salvage dapat segera dilaksanakan,” ujar Simson.
Menteri Perhubungan juga memberikan teguran keras kepada PT Virgo untuk segera melakukan pengangkatan, mengingat masih banyak korban yang terjebak di dalam kapal. Hingga saat ini, Basarnas mencatat bahwa dari total 243 orang yang ada dalam manifes KM Virgo Transport 8, sebanyak 188 orang telah ditemukan, dengan 108 di antaranya selamat dan 80 orang meninggal dunia. Saat ini, 55 korban lainnya masih dalam proses pencarian.
Basarnas akan terus melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hingga semua korban ditemukan. Fokus pencarian saat ini adalah kepada 55 orang yang masih hilang, dengan harapan dapat memberi kepastian bagi keluarga para korban yang terlibat dalam insiden tragis ini.














