FKG UMS Perkenalkan Digital Smile Design kepada Mahasiswa
Media Kampung – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) mengadakan kuliah umum bertajuk Digital Smile Design (DSD) Integrasi Estetika, Fungsi, dan Teknologi secara daring pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi dan Program Profesi Dokter Gigi, serta dosen FKG UMS.
Pengantar dan Filosofi Digital Smile Design
Dalam kuliah umum tersebut, drg. Erlian Septiana Sari, Sp.KG, praktisi konservasi gigi, menjelaskan bahwa Digital Smile Design bukan sekadar perangkat lunak untuk mendesain senyum, melainkan sebuah filosofi perawatan yang mengedepankan pendekatan berbasis teknologi digital. Pendekatan ini memungkinkan perawatan gigi yang lebih terukur, prediktif, komunikatif, dan berfokus pada kebutuhan pasien.
Konsep utama yang diperkenalkan adalah Facially Driven Treatment, yaitu proses perawatan yang dimulai dari analisis wajah dan senyum pasien untuk menentukan hasil estetika yang ideal sebelum tindakan klinis dilakukan. Hal ini berbeda dari metode konvensional yang biasanya memperbaiki gigi terlebih dahulu sebelum evaluasi estetika.
Analisis Wajah sebagai Kunci Perencanaan Perawatan
drg. Erlian menekankan pentingnya analisis wajah dalam DSD, termasuk evaluasi garis tengah wajah, proporsi vertikal wajah, simetri, dan profil pasien. Analisis ini membantu dokter gigi memahami hubungan antara gigi, gusi, bibir, dan struktur wajah secara menyeluruh sehingga perawatan yang dirancang dapat menghasilkan harmoni estetika dan fungsi yang optimal.
Integrasi Estetika, Fungsi, dan Kenyamanan Pasien
Keberhasilan rehabilitasi estetika gigi tidak hanya dilihat dari aspek visual, tetapi juga fungsi pengunyahan, kesehatan jaringan pendukung, dan kenyamanan pasien. Oleh karena itu, DSD menggabungkan ilmu pengetahuan, seni, analisis digital, serta kolaborasi multidisiplin dalam pelaksanaan perawatan.
Antusiasme Mahasiswa dan Komitmen FKG UMS
Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan DSD dalam praktik klinis, penggunaan teknologi digital dalam konservasi gigi, dan tantangan pengembangan digital dentistry di Indonesia. Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya FKG UMS untuk menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta memberikan pelayanan kesehatan gigi yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, FKG UMS menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pendekatan estetika, fungsi, dan teknologi secara komprehensif guna mendukung perkembangan kedokteran gigi modern.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan