Media Kampung, Palembang Pemerintah Kota Palembang mulai menata jaringan kabel utilitas melalui sistem bawah tanah di kawasan POM IX pada Kamis, 23 Juli 2026. Program ini menjadi tahap awal penataan jaringan internet dan telekomunikasi untuk menciptakan kota yang lebih rapi dan aman.

Penataan dilakukan untuk menghilangkan kabel udara yang semrawut di sejumlah ruas jalan utama. Selain memperbaiki estetika kota, program ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Baca juga:

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan penataan utilitas telah dipersiapkan sejak tahun lalu. Program tersebut menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

“Di samping kita memperbaiki infrastruktur perkotaan, baik jalan, taman kota, dan lain sebagainya. Kita juga ingin menertibkan kabel-kabel udara sehingga tidak terkesan semrawut, tidak rapi, dan juga dari sisi keamanan dan estetika Kota Palembang,” ujarnya.

Menurut Ratu Dewa, seluruh kabel telekomunikasi akan dipindahkan ke saluran bawah tanah melalui sistem ducting utility. Langkah tersebut diharapkan mengurangi risiko gangguan keselamatan sekaligus mempercantik wajah kota.

Baca juga:

Tahapan Penataan di Tiga Jalan

Pemkot Palembang menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dalam pelaksanaan program tersebut. Penataan diawali di Jalan POM IX, Jalan Sumpah Pemuda, dan Jalan Rajawali.

“Untuk penataan kabel internet telekomunikasi kita mulai di tiga jalan dulu, Jalan POM IX, Jalan Sumpah Pemuda, dan Jalan Rajawali. Sesuai MoU dengan APJATEL, pekerjaan ini akan dilakukan secara bertahap,” ujar Ratu Dewa.

Koordinator APJATEL Wilayah Sumatera Selatan Apriansyah mengatakan pekerjaan di Jalan POM IX dan Jalan Sumpah Pemuda ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Setelah itu, penataan dilanjutkan di Jalan Rajawali dengan total panjang jaringan sekitar 1.900 meter.

Baca juga:

“Penataan jaringan utilitas dimulai bertahap sejak hari ini. Untuk POM IX dan Sumpah Pemuda ditargetkan rampung akhir Agustus, kemudian dilanjutkan ke Rajawali,” ujarnya.

Apriansyah meminta masyarakat bersabar selama proses pekerjaan berlangsung. Menurutnya, penataan tersebut akan menghadirkan jaringan utilitas yang lebih rapi, aman, dan mendukung wajah baru Kota Palembang.